Pureed Fruits and Veggies 3 Pureed Fruits and Veggies 3

Bunda, Ini Tips Mengolah Resep MPASI 6 Bulan Pertama

Mulai usia 6 bulan
15 February 2021
Mulai usia 6 bulan
15 February 2021

Memasuki usia 6 bulan, si Kecil sudah siap untuk mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Tapi, tahukah, Bunda? nutrisi yang dibutuhkan oleh si Kecil dan orang dewasa itu berbeda, jadi Bunda perlu memberikan perhatian ekstra saat menyiapkan menu MPASI 6 bulan pertama si Kecil.

Pada usia 6 bulan, si Kecil membutuhkan nutrisi hingga lima kali lebih banyak dan dua kali energi lebih tinggi dari orang dewasa. Pencernaan si Kecil juga cenderung lebih rentan dan sensitif dibanding orang dewasa. [1]

Oleh sebab itu, Bunda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini saat menyiapkan menu dan resep MPASI 6 bulan pertama si Kecil.

1. Perhatikan Kriteria MPASI yang Baik Menurut WHO

Sebelum menyiapkan menu MPASI untuk si Kecil, Bunda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana pemberian MPASI yang baik.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan IDAI menyarankan MPASI harus memenuhi 4 hal berikut ini agar kebutuhan nutrisi harian bayi terpenuhi.[2][3]

  • Tepat waktu, diberikan saat kebutuhan energi dan nutrisi melebihi yang dapat diberikan oleh ASI.
  • Adekuat, menyediakan energi, protein, dan zat gizi mikro yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi si Kecil yang sedang tumbuh
  • Aman, disimpan, disiapkan secara higienis, dan diberikan dengan peralatan yang bersih pula.
  • Diberikan secara tepat, diberikan sesuai dengan sinyal lapar-kenyang si Kecil (responsive feeding) serta frekuensi dan pemberian makan sesuai dengan usia.

2. Hanya Menggunakan Bahan-bahan Segar dan Berkualitas Baik

Untuk mengolah resep MPASI 6 bulan pertama homemade untuk si Kecil, menggunakan bahan-bahan sehat dan berkualitas baik berarti kandungan gizi pada bahan-bahan tersebut masih terjaga dan optimal.

3. Cuci Bersih Semua Bahan dan Peralatan untuk Mengolah Makanan[4]

Pastikan Bunda telah mencuci seluruh alat dan bahan untuk menyiapkan dan mengolah resep MPASI pertama bayi 6 bulan. Bunda juga harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengolah makanan. Ikatan Dokter Anak Indonesia juga menyarankan untuk memisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan mentah dan matang[5]. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang bakteri dari bahan makanan mentah ke makanan matang yang sudah siap disajikan.

Khusus untuk penggunaan daging mentah, ayam, dan ikan, simpan secara terpisah di lemari es untuk dijadikan resep MPASI 6 bulan pertama. Selain itu, hindari menyimpan makanan si Kecil pada suhu kamar selama lebih dari 2 jam[6].[6]. Hal tersebut dapat menyebabkan kuman berkembang biak di dalamnya.

Baca Juga: 6 Tips Siapkan MPASI Tinggi Zat Besi

4. Hindari Penggunaan Bahan Tertentu dalam Resep MPASI 6 Bulan Pertama

Berdasarkan IDAI, si Kecil yang berusia 6-12 bulan sebaiknya tidak diberikan terlalu banyak garam dan gula, serta madu baru bisa diberikan ketika usianya di atas 12 bulan. Pasalnya, pada usia ini sistem pencernaannya sudah dianggap cukup matang untuk mengatasi bakteri.

5. Perhatikan Cara Pengolahan Bahan Makanan

Untuk tekstur MPASI sendiri dimulai dari puree (saring) atau mashed (lumat) bagi bayi berusia 6-9 bulan, dilanjutkan dengan minced (cincang halus), chopped (cincang kasar) atau finger foods untuk usia 9-12 bulan, dan untuk bayi usia 12-23 bulan sudah bisa menggunakan tekstur makanan keluarga.

Sedangkan untuk bahan-bahan tertentu, Bunda juga perlu memperhatikan tingkat kematangannya. Bahan makanan seperti daging, telur, dan ikan harus diberikan pada si Kecil dalam keadaan benar-benar matang[7]. Tingkat kematangan makanan penting agar si Kecil terhindari dari infeksi bakteri dan virus berbahaya[8].

Bunda dapat menghaluskan buah atau sayuran sebagai MPASI homemade, kemudian mengombinasikannya dengan CERELAC yang menawarkan varian rasa kesukaan si Kecil.

Untuk porsinya, menurut IDAI, porsi makan si Kecil dimulai dari sebanyak 3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250 ml, kemudian perlahan meningkat jadi setengah mangkuk ukuran 250 ml, dan tiga perempat hingga satu mangkuk pernuh ukuran 250 ml.[9]

6. Pastikan Kebutuhan Nutrisi Terpenuhi dalam MPASI yang Dibuat

Selain memenuhi kebutuhan Zat Besi, Bunda juga perlu memastikan kebutuhan nutrisi lainnya terpenuhi dalam setiap menu resep MPASI 6 bulan pertama si Kecil. UNICEF mengingatkan bahwa makanan pertama si Kecil sangat penting penuh dengan nutrisi[10]. Cara termudah untuk memastikan asupan nutrisi si Kecil terpenuhi adalah dengan memperhatikan jenis makanan yang diberikan.

IDAI juga menyarankan memulai MPASI dengan makanan yang kaya akan zat besi. Ini karena bayi usia 6 sampai 12 bulan tumbuh begitu cepat dan berisiko kekurangan zat besi[11].

si Kecil perlu mendapat asupan Zat Besi yang cukup untuk mengoptimalkan kecerdasan, perkembangan perilaku, dan kecerdasan motoriknya. Pada usia 6-12 bulan, ia membutuhkan asupan Zat Besi sebanyak 11 miligram sehari.

Oleh sebab itu, Bunda perlu mengolah asupan Zat Besi dengan baik sehingga kebutuhan si Kecil terpenuhi. Misalnya, mengombinasikan asupan Zat Besi dengan Vitamin C agar penyerapannya lebih optimal. Selain itu, hindari konsumsi makanan dengan Zat Besi bersamaan dengan minum susu atau teh agar penyerapannya tidak terhambat.[12]

Sejak usia 6 bulan, si Kecil perlu mengenal berbagai jenis makanan sumber karbohidrat, protein (daging, ayam, telur, ikan, tahu, tempe), sayuran, kacang-kacangan, serta buah-buahan.

Mengingat perut mungilnya masih terbatas menampung makanan, sementara kebutuhan nutrisinya tinggi, Bunda dapat mengombinasikan resep MPASI 6 bulan pertama homemade dengan CERELAC setiap harinya.

CERELAC Bubur Sereal Kacang Hijau atau Beras Merah bisa jadi pilihan bagi Bunda sebagai MPASI yang praktis, bergizi dan juga terdapat berbagai varian rasa yang dapat si Kecil coba. CERELAC Bubur Sereal tinggi Zat Besi serta diperkaya 11 Vitamin dan 6 Mineral untuk bantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan tumbuh kembang si Kecil.

Bagaimana, Bunda sudah siap mengolah menu dan resep MPASI 6 bulan pertama si Kecil? Yuk, dukung kebutuhan si Kecil saat menjalani MPASI dengan asupan nutrisi yang optimal.


Referensi:

[1] Menkes RI. 2019. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.

[2] Complementary feeding - WHO. Retrieved on June 17, 2022 from https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding#tab=tab_1

[3] IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. 2018

[4] Menkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

[9] IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. 2018

[10] UNICEF: First Foods Master Class with Dr Purnima Menon UNICEF - YouTube. Retrieved on June 17, 2022 from https://www.youtube.com/watch?v=YBr6BZ6qL18

[12] IDAI. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI. 2018

Artikel Lainnya
Sajian MPASI Sesuai Usia si Kecil yang Nikmat dan Bernutrisi 6 bulan

Hal-hal yang Perlu Bunda Pahami Seputar MPASI dan Bubur Nestlé CERELAC

Bingung Pilih MPASI Instan untuk si Kecil? Simak Penjelasan Ini 6 bulan

Bingung Pilih MPASI Instan untuk si Kecil? Simak!

Ini Manfaat Menu MPASI Labu Kuning untuk Si Kecil 6 bulan

Manfaat dan Kreasi Resep MPASI Labu Kuning untuk Bayi