Simple dan Praktis, Intip Cara Membuat Kaldu Ayam untuk MPASI Ini! Simple dan Praktis, Intip Cara Membuat Kaldu Ayam untuk MPASI Ini!

Simple dan Praktis, Intip Cara Membuat Kaldu Ayam untuk MPASI!

Mulai usia 8 bulan
25 March 2024
Mulai usia 8 bulan
25 March 2024

Bunda, menyiapkan makanan pendamping ASI atau MPASI untuk si Kecil terkadang bisa menyulitkan. Apalagi jika si Kecil selalu diberi menu yang sama, sehingga tidak jarang anak menjadi bosan dan sulit makan.

Untuk itu, Bunda perlu pandai-pandai dalam berkreasi dan memberi si Kecil menu MPASI yang bervariasi. Salah satu cara yang bisa Bunda lakukan adalah dengan menambahkan kaldu ayam pada menu MPASI si Kecil.

Bagi Bunda yang belum tahu resep kaldu ayam yang cocok untuk MPASI si Kecil, artikel ini akan menerangkan cara membuat kaldu ayam untuk MPASI. Yuk, disimak Bunda!

Manfaat Kaldu Ayam untuk MPASI

Mungkin sebagian dari Bunda ada yang bertanya-tanya, apa sih bedanya kaldu ayam biasa dengan kaldu ayam untuk MPASI? Perbedaan yang utama adalah dari bahan yang digunakan.

Kaldu ayam untuk MPASI karena akan dikonsumsi oleh bayi mulai usia 6 bulan, tentu harus diperhatikan komposisinya, terutama tidak boleh menggunakan terlalu banyak garam.

Makanan dengan kandungan garam yang terlalu tinggi sebaiknya dihindari sebagai MPASI karena ginjal bayi belum mampu mencerna garam dengan baik. Karenanya, dalam membuat kaldu untuk MPASI sebaiknya tidak menggunakan kaldu blok instan yang mengandung banyak garam.

Bunda sebaiknya menggunakan daging, ceker, atau tulang ayam sebagai bahan membuat kaldu ayam untuk MPASI si Kecil.

Lalu, apa sih manfaat kaldu ayam dalam MPASI si Kecil? Salah satunya adalah kandungan gizi dari kaldu ayam seperti protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan zink.

Selain gizi dari ayam, kaldu ayam juga bisa mengandung gizi dari bahan tambahan lain yang digunakan, termasuk dari sayuran yang bisa ditambahkan ketika membuat kaldu.

Manfaat menambahkan kaldu ayam ke dalam MPASI juga dapat menambah cita rasa dari makanan si Kecil, sehingga ia menjadi lebih bersemangat untuk makan dan pada akhirnya dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan energi hariannya.

Baca Juga: Cara Membuat Kaldu Ayam MPASI

Bahan Membuat Kaldu Ayam untuk MPASI

Setelah mengetahui manfaat dari kaldu ayam untuk MPASI, selanjutnya Bunda bisa mulai mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sendiri kaldu ayam di rumah.

Beberapa bahan yang perlu disiapkan yaitu:

1. Ayam

Bunda bisa menggunakan bagian daging, ceker, maupun tulang ayam sebagai bahan utama membuat kaldu ayam. Pilih ayam yang masih segar dan selalu ingat untuk membersihkan seluruh potongan ayam yang akan digunakan sebagai bahan kaldu.

2. Sayuran

Selain ayam sebagai bahan utama, Bunda juga dapat menambahkan berbagai jenis sayuran ke dalam kaldu ayam untuk MPASI si Kecil. Sayuran yang kerap ditambahkan ke dalam kaldu ayam, seperti wortel, kubis, bawang merah, seledri, dan daun bawang.

Bunda juga bisa memanfaatkan potongan sayuran sisa yang tidak digunakan untuk memasak kaldu. Menambahkan sayuran ke dalam kaldu ayam tidak hanya akan menambah cita rasa kaldu tetapi juga gizi yang terkandung di dalamnya, seperti vitamin dari sayuran.

Resep dan Cara Membuat Kaldu Ayam untuk MPASI

Setelah semua bahan siap, Bunda dapat memulai memasak kaldu ayam. Cara membuat kaldu ayam untuk MPASI sangat sederhana meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama dalam memasaknya.

Ikuti langkah-langkah berikut untuk cara membuat kaldu ayam untuk MPASI 6 bulan:

  • Masukkan daging ayam yang sudah dibersihkan ke dalam panci berukuran sedang atau besar bersama semua bahan sayuran. Tambahkan sekitar 3 liter air atau hingga seluruh permukaan ayam terendam.
  • Nyalakan api pada tingkatan sedang dan rebus ayam hingga air mendidih sebelum mengecilkan api.
  • Saat ayam direbus biasanya akan muncul busa di permukaan. Gunakan sendok untuk mengambil busa dengan hati-hati dan buang agar kaldu ayam tetap bersih.
  • Setelah air mendidih, tutup sebagian panci dan lanjutkan merebus kaldu hingga sekitar 4 jam.
  • Setelah 4 jam, matikan api dan saring kaldu untuk memisahkan bahan padat dengan cairan kaldu ayam di wadah yang berbeda.
  • Dinginkan kaldu ayam sebelum disimpan ke dalam lemari pendingin.

Jika Bunda tidak ingin menggunakan daging ayam untuk kaldu, cukup ganti daging ayam dengan ceker sebagai cara membuat kaldu ceker ayam untuk MPASI. Begitu pula dengan cara membuat kaldu tulang ayam untuk MPASI, cukup ganti daging ayam dengan tulang ayam dan ikuti resep yang sama.

Kaldu ayam yang sudah siap bisa digunakan untuk memasak berbagai menu MPASI si Kecil, seperti bubur atau puree, sup, hingga pasta. Cukup tambahkan kaldu ke dalam MPASI si Kecil untuk menambah cita rasanya atau membuat tekstur MPASI lebih encer. Sedangkan untuk bahan padat seperti daging ayam dan sayuran yang direbus bersama kaldu bisa digunakan untuk memasak MPASI lainnya.

Bunda juga dapat mengombinasikan kaldu ayam buatan sendiri dengan MPASI fortifikasi apabila tidak sempat memasak. Bunda dapat memilih Nestlé CERELAC Homestyle sebagai MPASI untuk si Kecil mulai usia 6 bulan.

CERELAC merupakan bubur MPASI yang dilengkapi dengan zat gizi yang dibutuhkan si Kecil. Saat Bunda tak punya banyak waktu untuk membuat MPASI homemade dan ingin memberikan MPASI fortifikasi yang nutrisinya sudah terukur, dimana salah satu opsinya adalah Nestlé CERELAC Beras Merah.

CERELAC Bubur Sereal Beras Merah merupakan MPASI instan bergizi lengkap untuk perut Si Kecil. Nestle CERELAC Bubur Sereal Beras Merah tinggi Zat Besi serta diperkaya 11 Vitamin dan 6 Mineral untuk bantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan mengomptimalkan tumbuh kembang Si Kecil.

Demikian Bunda, cara membuat kaldu ayam untuk MPASI yang bisa dipraktikkan di rumah. Selamat mencoba, Bunda!

Artikel Lainnya
Tips Mengolah Makanan Bayi agar Nutrisi Si Kecil Optimal 8 bulan

Tips Mengolah MPASI Si Kecil

Ketahui Nutrisi dan Manfaat Tahu dalam Menu MPASI untuk Si Kecil 8 bulan

Nutrisi dan Manfaat Tahu untuk Menu MPASI Si Kecil

Si Kecil Susah Makan? Ini Bisa Jadi Tanda Gangguan Oromotor 8 bulan

Anak Susah Makan? Ini Gejala Gangguan Oromotor pada Bayi